Minggu, 11 Maret 2018

review acara mata najwa tanggal 7 maret 2018



GELANDANG TINJU JOKOWI
Mereview acara mata najwa tanggal 07 maret 2018
Dengan pemilik acara mata najwa
najwa shibab
Pilpres memang masih satu tahun lagi tapi jokowi sudah di calonkan kembali para refal mulai sibuk mengkakulasi  tanda aroma  pertarungan telah dimulai satu persatu strategi telah di mainkan terbuka maupun tertutup di pakai bergiliran. Sangat penting semua berjalan dengan cantik menghindari culas nan licik. Apa jadinya pemilu 2019 nanti kampayen  di penuhi hasut dan dengki ?.
            Pendaftaran calon presiden tinggal 5 bulan lagi suhu politik makin panas tak hanya ontak antik siapa mendampingi siapa peran telah di pertontokan di publik media sosial menjadi arena pertempuran semua jadi bahan dan senjata. Tudingan penemuan politik di istana hingga tuduhan alat negara di gunkan untuk keamanan kepentingan politik pilpres. Pro- kontrak pencapaian kinerja pemerintah sampai penangkapan pelaku penyebaran hoax yang belakanagn di tuding menyerang pemerintah. Untuk membahasannya telah hadir narasumber yaitu :
Sisi sebelah kanan : partai pendukung Pemerintah

  • Moeldoko sebagai kepala staff kepresidenan

  • Komaruddi Watubun sebagai ketua DPP PDI Perjuangan
  •  Jhonny G Plate sebagai sekjen Partai Nasdem

Sisi sebelah kiri : partai tidak pendukung Pemerintah

  • Ahmad Riza Patria sebagai ketua DPP Gerinda

  • Mardani Ali Sera sebagai  ketua DPP PKS

  • Viva Yoga Maulani sebagai Wakil Ketua Umum PAN 
Direktur eksekutif indo barometer yaitu M. Qodari 

Pembahasan pertama tentang kehangatan partai politik yang sekarang menjadi buah bibir adalah pengungkapan oleh kepolisian yaitu “Muslim Cyber Army” yang di tuduh menyebaran kabar hoax untuk kepentingan politik.

Tanggapan dari para narasumber :

  • Bapak moeldoko : persoalan ini kalau di biarkan akan merusak struktur sosial. Hati – hati karena masyarakat semuanya akan mendapatkan dampaknya. Sebenarnya bagi aparat mukin tidak hanya di situ permainannya, sebanyak itu membuat kerusakan negara ini harus di sikat.

  • Bapak ahmad riza patria : tentu semua setuju kalau ada ujaran kebencian, hoax, tidak benar itu harus di tertibkan, beri sanksi, atau perlu di tangkap. Namun pertanyaannya “ sejauh mana aparat kita berintergritas terhadap penegak hukum dan keadilan ?”. kecurigaan apa yang anda memang ?? tanya najwa. Contoh yang sederhana yang katanya ketua muslim saberali muhammad ternyata bukan orang muslim saberali dia sejak awal pendukung ahok.  Dia malah bersebrangan dengan masyarakat yang di anggap pendukung. Aparat boleh menangka setuju jika salah, tapi hati -hati yang namanya rkam jejak digital tidak bisa direkayasadan tidak bisa di tutupi. Tetapi penangkapan dan penegakan harus adil tidak boleh tebang pilih kesan yang timbul sekarang aparat terkesan tebang pilih.

  • Bapak mardani : catatan kami cara penegakan hukum yang di susun seperti ini selaras. Pemerintahan gagal dalam melihat fenomena baru bahwa ada suara – suara yang ingin berbicara berbeda. Penegakannya sikat, babat, habis, keluarkan perpu ormas itu seperti ojek pangkalan akan kalah dengan ojek online. Mestinya ada pendekatan yang lebih mendalam kita bisa kok kita cerdas kok di trassing siapa mereka. Pendekatan kulatif akan sama persis dengan pemberantasan narkobah ini Cuma dramatisasi saja tak akan sampai selesai.

  • Bapak jhonny : analogi yang di gunakan pak Mardani adalah analogi yang benar – benar letoris hanya untuk kepentingan retorika publik saja. Karena yang di cetak berita hoax, MCA ini harus di berantas sampai ke aktor inteltual. Ini mengganggu stabilitas dan relasosial masyarakat untuk menggangu ke stabilitas politik untuk mendegradasi posisi pemerintah di hadapan masyarakat untuk kepentingan kontesasi.

  • Bapak komaruddin : saya tidak akan membahas asumsi – asumi karena perdebatan tadi hanya katanya – katanya saya akan berbicara soal aspek hukum ini kan proses hukum yang berlaku. Kalau hoax ini mengancam negara di libah sampai habis. Ingat tugas presiden adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Pembahasan kedua tentang kontrovesi kunjungan parpol ke istana. Tanggapan yang di berikan :

  • Bapak yoga : yang penting sekarang itu adalah pemerintah bekerja tidak setiap kritik itu di bilang hoax itu tidak boleh. Karena demokrasi itu membutuhkan kritik termasuk juga partai pendukung pemerintah itu harus juga menggunakan kritik ke pemerintah. Dalam rangka apa yaitu sebagi gonferment.

  • Bapak moeldoko : istana itu milik semua Rakyat Indonesia bukan hanya milik sekelompok tertentu, okelah presiden bisa menerima siapa saja jelas telah diatur di PP no 14 tahun 2009 larangan menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.pertanyaannya kapan kampanye di mulai ??? menurut peraturan KPU no 7 tahun 2017 “ tanggal 23 september 2018 sampai 13 april 2019” kan nanti sekarangkan belum masanya kampanye. Masak presiden dilarang berkomunikasi.

  • Bapak ahmad riza .P : justru sebelum waktunya kampanye ya jangan kamapanye karena di UU sudah ada peraturanya kapan berkampanye .

  • Bapak mardani : jadi gini semua bisa menemui presiden itu wajar tetapi ketika ada berita kompas yang memberitakan bahwa teman – teman PSI membahas kemenangan pilpres 2019. Jadi itu catatan besar karena pak jokowi sangat ower. Hampir tidak pernah beliau di jam kerja dan di istana bahasa itu, sekarang memang omset memang salah oleh karena itu kami sekarang berbicara. Pemerintah dan penjabat perlu di awasi

Pembahasan ke tiga tentang rapor kinerja jokowi

  • Bapak komaruddin : jadi gini ukuran kinerja presiden itu perintah konstitusi dalam tujuan nasional kita. Presiden mempunyai tugas utama  yaitu melindungi segenap bangsa indonesia dan tumpah darah indonesia memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut ketertiban dunia kita masuk satu persatu. Dalam konteks melindungi bangsa indonesia yaitu membagi serifikat keseluruh masyarakat yang pertama kali dalam sejarah republik di lakukkan langsung oleh presiden. Kedua sekarang kita bisa menutupi bahwa pak jokowi membangung dari desa, bangun dari perbatasan ini fakta yang tak bisa di bantah oleh siapapun termasuk komposisi. Yang ketiga dana desa : kepercayaan rakyat terhadap jokowi. Selanjutnya indonesia sehat indonesia sehat itu juga termasuk mencerdaskan bangsa. Dalam rangka menciptakan perdamaian dunia presiden sampai ke afganistan dan palestina.

  • Bapak mardani : saya tidak ingin terjebak pak jokowi itu sukses atau gak ya ... tetapi dalam pilpres nanti kita punya kesempatan untuk mengganti nakoda. Hampir semua naik turun tergantung kepemimpinan, nah kepemimpinan besok catetan saya tidak setuju bagian konstitusi sudah ada nawacita harusnya rujuk ke nawacita sudah jelas target ekonomi 7% tapi hanya tercapai 5% tapi saya mau satu yang pertama penegakkan hukum tidak berjalan optimal. Korupsi luar biasa novel baswedan hingga sekarang tidak selesai kalau kita biarkan yang ada kita tidak akan membangun pondasi negara hukum yang kuat hakim bisa di suap dan diam saja pemerintah jaksa, polisi kita mendukung KPK kelemahan KPK di DPR tidak di lakukkan apapun oleh peemrintah. Catatan besar kalau masalah ekonomi saya setuju masalh sertivikat tetapi sekarang yang terjadi karena penyimpangan ekonomi di karenakan daya beli kita rendah karena memang 5 orang menguasai sam dengan 100.000.000 orang. Pemerintah harus bisa mengoreksi yang terjadi.

  • Bapak jhonny : sekarang ekonomi kita produk domestik bruto kita adalah lebih tinggi dalam sejarah negara ini. Cadangan devisa lebih tinggi dalam riwayatnya. Stock market kita sekarang lebih tinggi dan ekonomi lain – lainya. Keputusan anggaran belanja negara dalam asumsi makro ekonomi APBN di tetapkan bersama – sama antara pemerintah dan seluruh fraksi DPR yang mendorong supaya pertumbuhan itu progresif itu tinggi.

  • Bapak viva yoga : harus ada tolak ukur untuk di setujui dan sepakati besama sehingga menilainyapun dengan kaacamata yang sama. Yang pertama presiden sudah ada nawacita kedua presiden mempunyai kemampuan power full. Mengelolah APBN 2200 triliun yang sangat luar biasa untuk meningkatkan kapasitas,meningkatkan populalitas dan intergritas namun hal itu kurang maksimal yang di lakukkan presiden, presiden sudah bekerja keras. Sudah keliling sampai sambang meroke sudah melakukkan pekerjaan – pekerjan yang luar biasa sesuai APBN tetapi ada satu hal Pak Jendral modal sosial, modal politik itu tergerus oleh kinerja dari para pembantunya.

Pembahasan ke empat tentang mengukur kepuasan atas kinerja jokowi

  • Bapak M. Qodari : untuk barometer telah melakukkan survei bulan januari 2018 yang menyatakan puas sebesar 60% yang tidak puas dengan kinerja jokowi sebesar 38% jadi yang saya kira baik yang puas maupun tidak puas tercemin dari dua kubuh ini yang kiri puas sedangkan yang kanan tidak puas kecuali mas viva tidak tau atau tidak menjawab. Pada dasarnya angka yang diatas 50% itu kecenderungannya baik tetapi angka 60% itu angka yang rawan. Berdasarkan pengalaman kita dengan pak SBY tingkat idealnya kepuasan kepada presiden 80%.

Pembahasan ke lima tentang siapa berani lawan jokowi

  • Bapak riza : pak probowo pasti di calonkan yaitu pasti maju,pasti menang indonesia pasti bangkit

  • Bapak mardani : sebagia partai PKS pasti tau batasannya kita kemungkinan besar akan bersama gerinda tapi siapa yang dari gerinda silakan. Intinya satu PKS ingin ayo masyarakat 2019 kita memiliki peluang untuk menghadirkan kompeteinsi yang ketat.

  • Bapak jhonny : wajar apabila setiap partai ingin menyalonkan sebagai jabatan – jabatan penting. Bedanya dengan negarawan adalah pimpinan politik yang tidak ingin menduduki jabatan publik tapi ingin membangun negara nah disinilah ketua umum partai NASDEM ingin menjadi negarawan yang mendorong dan mencari pemimpin- pemimpin nasional kalau masih ingin menduduki jabatan publik sebagai partai politik itu masih tingkatan politisi.

Pembahasan ke enam tentang mencari pendamping jokowi  

  • Bapak M. Qodari : sebenarnya yang menentukan itu partai politik walaupun di media masa dan ketika kita survei banyak nama yang paling tinggi itu sampai sekarang itu masih dua yaitu pak jokowi dan pak prabowo. Misalnya kalau banyak nama dalam barometer pak jokowi dapat 43% dan pak prabowo dapat 19% lalu dibawahnya banyak nama yang lain.

  • Bapak viva : partai PAN menetukan itu nanti dalam rapat kerja nasional untuk menentukan apakah potensi untuk calon tunggal atau ada poros kedua dan poros ketiga itu nanti.

Pembahasan ke tujuh tentang siapa kandidat pendamping jokowi

  • Bapak komaruddin : calon wakil presiden kreterianya paling pertama tentang pematangan ideologi

  • Bapak riza : iya memang ada temean yang menyampaikan kepada kami dengan maksusd agar pembangunan berkesinambungan tidak berkelompok semua untuk NKRI. Tapi bagi kami pasti kalau ada kelompok seperti bearti tidak yakin kalau pak jokowi jadi presiden.

  • Bapak moeldoko : tetapi mestinya masyarakat juga menyadari sepenunhya bahwa ada sesuatu yang perlu di komunikasikan ke publik. Faktor yang di butuhkan yaitu faktor traks sehingga yang di sampaikan KSP adalah suatu yang bukan rekayasa untuk kepentingan tertentu. Semuanya untuk kepentingan publik yang sesungguhnya.

Ringkasan najwa :

Politik elektoral bukanlah duel brutal tanpa batasan kompetisi adalah pesangan di dalam peraturan. Jika peraturan main dilanggar seenaknya demokrasi niscaya menjelma sekadar kelahi. Para elite mesti tahu batasan dan etika sebab pemilu bukan gelanggang adu domba. Walau ada kekalahan dan kemenangan kontestasi harus di lakukan dengan elegan. Rebut hati rakyat dengan cara – car yang baik pemimpin seharusnya memang orang – orang bajik.  Bukankah pemimpin pada dasrnya adalah pelayan bukan malah bertindak selayaknya sang tuan. Menetapkan rakyat dalam posisi yang luhur karena kita bukanlah serdadu di medan tempur.

Senin, 21 Desember 2015

peran penting pendidikan


&KEHIDUPAN ILMU&
Ilmu adalah sarana untuk mengetahui yang awalnya kita yang hanya mengira – ngira apa itu benar atau salah kini kita bisa mengetahuinya melalui membaca atau ikut bimbingan belajar sejak kita kecil atau bayi  hingga kita ke liang kubur.
Karena ada hadist yang mengatakan tuntutlah ilmu walau sampai negeri cina itu artinya jangan kita mudah putus asa dan carilah ilmu dimana pun itu baik di negara sendiri atau negara orang lain.
Adapun hadist yang mungkin selalu kita ingat yaitu carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang lahat artinya kita di wajibkan menuntut ilmu sejak kita ada di dalam kandungan hingga kita menuju ke liang lahat.
Dari hadist di atas sudah jelas kita sebagai kholifah atau manusia yang telah di beri fikiran untuk melakukan hal – hal yang baik dan menjauhi apa yang telah di jelaskan di al- qur’an.
Selama kita hidup kita selalu mendapatkan ilmu atau wawasan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan kita pun selalu berfikir apa itu benar dan apa itu salah oleh karena itu peran pendidikan sangatlah di perlukan untuk memberi wawasan atau ilmu yang benar. Dan memberi cara beretika dan norma yang baik antar manusia.
Akhir – akhir ini banyak sekali orang – orang  yang melupakan etika dan norma. Dan menganggap semua itu hal yang gak penting contohnya para penjabat negara yang seharusnya memberi contoh etika dan norma yang baik bukan memberi contoh yang buruk bagi penerus bangsa. Kalau penjabat negara memiliki norma dan etika negara ini tidak ada lagi yang namanya koruptor dan negara ini akan menjadi negara yang sejahtera, tentram  dan menjadi negara yang maju.
Seandainya negara ini menjadi negara yang mempunyai etika dan norma yang baik maka negara ini tidak akan menjadi negara yang kacau balau. Jika kita mengingat kembali semboyan Bhinika Tunggal Ika yang artinya berbeda – beda tetapi satu jua. Namun sekarang ini hanyalah tinggal kata – kata atau kiasan pepesan kosong !.
Kita harus mempunyai etika dan norma yang baik dulu karena etika dan norma  sangatlah di perlukan. Negara kita adalah negara yang dianggap sebagai negara yang mempunyai etika dan norma yang baik oleh sebab itu kita harus bisa menjaga dan melaksanakan etika dan norma kita.
Baru kita belajar tentang ilmu – ilmu pengetahuan atau ilmu – ilmu apapun yang dapat memberi kita wawsan yang baik dan tak lupa kita harus saling memberi wawasan kepada penerus bangsa yang tak dapat bersekolah.
Oleh sebab itu kita sebagai penerus bangsa harus mempunyai jiwa dan semangat seperti para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan negara tercinta ini. Bukan malah ikut – ikut para politik yang selalu berlomba – lomba untuk menjadi yang terbaik tanpa mengingat masyarakatnya dan hanya memikirkan kelompoknya saja.
Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan kita untuk menjadikan negara yang maju dari negara lain. Dan kita sebagai penerus bangsa harus bisa menjadi penerus bangsa yang berguna bagi nusa dan bangsa.
Karena pendidiakn sangatlah penting dan di wajibkan maka bagi para pemimpin negara harus memberi wawasan kepada penerus bangsa terutama di daerah pedesaan lebih di tingkatkan supaya tidak ketinggalan dengan wawasan yang di terima di kota – kota kecil maupun besar. Dengan ini kita sebagai penerus bangsa harus menuntut ilmu walau banyak hadangan atau rintangan apapun karena kita adalah pahlawan penerus bangsa yang akan menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang maju,sukses,sejahterah dan tentram bagi penerus bangsa selanjutnya.



**Karangan ini saya buat untuk memberi motivasi bagi penerus bangsa agar tidak lelah menuntut ilmu **
Nama saya : Nafisa

Kamis, 23 Oktober 2014

agama materi adil,ridho,amal sholeh

Materi Aqidah Akhlak Tentang Adil, Rida dan Beramal Sholeh

A. Adil

1.  Pengertian Adil

     Adil menurut bahasa Arab disebut dengan kata ‘adilun, yang berarti samadengan seimbang.Menurut kamus besar bahasa Indonesia, adalah diartikan tidak berat sebelah,tidak memihak,berpihak pada yang benar,berpegang pada kebenaran, sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang. Dan menurut ilmu akhlak ialah meletakan sesuatu pada tempatnya, memberikan atau menerima sesuatu sesuai haknya, dan menghukum yang jahat sesuai haknya, dan menghukumyang jahat sesuai dan kesalahan dan pelanggaranya.

2.  Karakteristik Sikap Adil

     Islam mengajarkan bahwa semua orang mendapat perlakuan yang sama dan sederajat dalam hukum. Dalam islam , tidak ada diskriminasi hukum karena perbedaan kulit, status social, ekonomi,atau politik .
     Berikut ini beberapa contoh sikap adil dalam Al-Qur’an :

·       Adil terhadap diri sendiri.
·       Adil terhadap istri dan anak
·       Adil dalam mendamaikan perselisihan
·       Adil dalam bertuturkata
·       Adil terhadap musuh sekalipun


3.  Nilai Positif Sikap Adil

     Keadilan merupakan sesuatu yang bernilai tinggi, baik, dan mulia. Apabila keadilan diwujudkan dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, serta bangsa dan Negara, sudah tentu ketinggian, kebaikan, dan kemuliaan akan diraih. Jika seseorang mampu mewujudkn keadilan dalam dirinyasendiri, tentu akan meraih keberhasilan dalam hidupnya, memperoleh kegembiraan batin, disenangi banyak orang, dapat meningkatkan kualitas diri, dan memperoleh kesejahteraan hidup duniawi serta ukkhrawi (akhirat).
     Jika keadilan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, akan terwujud masyarakat yang aman,tentra , serta damai sejahtera lahir dan batin. Hal ini disebabkan masing-masing anggota masyarakat melaksanakan kewajiban terhadap orang lain dan akan memenuhi hak orang lain dengan seadil-adilnya .

4.  Membiasakan Sikap Adil

     Seorang hendaknya membiasakan diri berlaku adil, baik terhadap dirinya,kedua orang tua nya,saudara-saudaranya,anak-anaknya, teman-temannya, tetangganya, masyarakatnya, bangsa dan Negaranya, maupun terhadap sang Khalik(Alloh swt).
     Apabila keadilan itu ditegakan dalam setiap aspek kehidupan, tentu keamanan, ketentraman,kedamaian, serta kesejahteraan lahir dan batin, duniawi dan ukhrawi akan dapat diraih.

B. Rida

1.  Pengertian rida

     Perkataan rida berasal dari bahasa arab, radiya yang artinya senang hati (rela). Rida menurut syariah adalah menerima dengan senang hati atas segala yang diberikan Allah swt, baik berupa hokum (peraturan-peraturan) maupun ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan-Nya. Sikap rida harus ditunjukkan, baik ketika menerima nikmat maupun tatkala ditimpa musibah.
     Kebanyakan manusia merasa sukar atau gelisah ketika menerima keadaan yang menimpa dirinya, seperti kemiskinan, kerugian, kehilangan barang, pangkat, kedudukan, kematian anggota keluarganya, dan lain-lain, kecuali orang yang mempunyai sifat rida terhadap takdir. Orang yang memiliki sifat rida tidak mudah bimbang atau kecewa atas pengorbanan yang dilakukannya. Ia tidak menyesal dengan kehidupan yang diberikan Allah swt dan tidak iri hati atas kelebihan yang didapat orang lain karena yakin bahwa semua itu berasal dari Allah swt. Sedangkan kewajibannya adalah berusaha atau berikhtiar dengan kemampuan yang ada.
     Rida terhadap takdir bukan berarti menyerah atau pasrah tanpa usaha lebih dulu untuk mencari jalan keluarnya. Menyerah dan berputus asa tidak dibenarkan oleh tatanan hidup dan tidak dibenarkan pula oleh ajaran Islam. Allah swt. memberikan cobaan atau ujian dalam rangka menguji keimanan dan ketakwaan hamba-Nya. Firman Allah swt.:

Artinya : “ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (156) (yaitu) orang-orang yangapabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali. kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik besar maupun kecil. (Q.S. Al Baqarah:155-156).

     Sikap rida dapat ditunjukkan melalui hal-hal sebagai berikut:
1. Sabar dalam melaksanakan kewajiban hingga selesai dengan kesungguhan usaha atau ikhtiar dan penuh tanggung jawab.
2.  Senantiasa mengingat Allah swt. dan tetap melaksanakan shalat dengan kusyuk.
3. Tidak iri hati atas kekurangan atau kelebihan orang lain dan tidak ria untuk dikagumi hasil usahanya.
4. Senantiasa bersyukur atau berterima kasih kepada Allah swt. atas segala nikmat pemberian-Nya. Hal itu adalah upaya untuk mencapai tingkat tertinggi dalam perbaikan akhlak.
5. Tetap beramal saleh (berbuat baik) kepada sesama sesuai dengan keadaan dan kemampuan, seperti aktif dalam kegiatan social, kerja bakti, dan membantu orangtua di rumah dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.
6. Menunjukkan kerelaan atau rida terhadap diri sendiri dan Tuhannya. Juga rida terhadap kehidupan terhadap takdir yang berbentuk nikmat maupun musibah, dan terhadap perolehan rezeki atau karunia Allah swt.

     Menurut kamus besar Indonesia, rida diartikan rela, suka, dan senang hati.sedangkan menurut bahasa adalah ketetapan hati untuk menerima segala keputusan yang sudah ditetapkan dan ridha merupakan akhir dari semua keinginan dan harapan yang baik .

2.  Karakteristik sikap rida

     Apabila sebagian pendapat para ahli hikmah, rida dikelompokan menjadi tiga tingkatan, yaitu rida kepada Alloh, rido pada apa yang datang dari Alloh, dan rida pada qada Alloh.
Rida kepada Allah adalah fardu ain.Rida pada apa yang datang dari Allah meskipun merupakan sesuatu yang sangat luhur, hal ini termasuk ubudiah yang sangat mulia.
     Sesungguhnya pilihan tuhan untuk hamba-Nya dibagi dua macam yaitu pertama, ikhtiyar ad-din wa syar’I (pilihan keagamaan dan syariat).kedua, ikhtiyar kauni kadari (pilihan yang berkenaan dengan alam dan takdir).Takdir yang tidak dicintai dan diridai Alloh yaitu perbuatan aib dan dosa-dosa.
Macam-macam rida :
a. Ridha terhadap perintah dan larangan Allah
     Artinya ridha untuk mentaati Allah dan Rasulnya. Pada hakekatnya seseorang yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat, dapat diartikan sebagai pernyataan ridha terhadap semua nilai dan syari’ah Islam. Perhatikan firman Allah dalam Q.S. al-Bayyinah (98) ayat 8

Artinya : Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadanya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (Q.S.al-Bayyinah ayat 8 )

     Dari ayat tersebut dapat dihayati, jika kita ridha terhadap perintah Allah maka Allah pun ridha terhadap kita.

b. Ridha terhadap taqdir Allah.
     Mari kita simak, apa yang dikisahkan berikut ; pada suatu hari Ali bin Abi Thalib r.a. melihat Ady bin Hatim bermuram durja, maka Ali bertanya ; “Mengapa engkau tampak bersedih hati ?”. Ady menjawab ; “Bagaimana aku tidak bersedih hati, dua orang anakku terbunuh dan mataku tercongkel dalam pertempuran”. Ali terdiam haru, kemudian berkata, “Wahai Ady, barang siapa ridha terhadap taqdir Allah swt. maka taqdir itu tetap berlaku atasnya dan dia mendapatkan pahalaNya, dan barang siapa tidak ridha terhadap taqdirNya maka hal itupun tetap berlaku atasnya, dan terhapus amalnya”.
     Ada dua sikap utama bagi seseorang ketika dia tertimpa sesuatu yang tidak diinginkan yaitu ridha dan sabar. Ridha merupakan keutamaan yang dianjurkan, sedangkan sabar adalah keharusan dan kemestian yang perlu dilakukan oleh seorang muslim.
     Perbedaan antara sabar dan ridha adalah sabar merupakan perilaku menahan nafsu dan mengekangnya dari kebencian, sekalipun menyakitkan dan mengharap akan segera berlalunya musibah. Sedangkan ridha adalah kelapangan jiwa dalam menerima taqdir Allah swt. Dan menjadikan ridha sendiri sebagai penawarnya. Sebab didalam hatinya selalu tertanam sangkaan baik (Husnuzan) terhadap sang Khaliq bagi orang yang ridha ujian adalah pembangkit semangat untuk semakin dekat kepada Allah, dan semakin mengasyikkan dirinya untuk bermusyahadah kepada Allah.
     Dalam suatu kisah Abu Darda’, pernah melayat pada sebuah keluarga, yang salah satu anggota keluarganya meninggal dunia. Keluarga itu ridha dan tabah serta memuji Allah swt. Maka Abu Darda’ berkata kepada mereka. “Engkau benar, sesungguhnya Allah swt. apabila memutuskan suatu perkara, maka dia senang jika taqdirnya itu diterima dengan rela atau ridha.
     Begitu tingginya keutamaan ridha, hingga ulama salaf mengatakan, tidak akan tampak di akhirat derajat yang tertinggi daripada orang-orang yang senantiasa ridha kepada Allah swt. dalam situasi apapun (Hikmah, Republika, Senin 5 Februari 2007, Nomor: 032/Tahun ke 15)
c. Ridha terhadap perintah orang tua.
     Ridha terhadap perintah orang tua merupakan salah satu bentuk ketaatan kita kepada Allah swt. karena keridhaan Allah tergantung pada keridhaan orang tua, perintah Allah dalam Q.S. Luqman (31) ayat 14 ;

Artinya : “ Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (Q.S. Luqman :14)

     Bahkan Rasulullah bersabda : “Keridhaan Allah tergantung keridhaan orang tua, dan murka Allah tergantung murka orang tua”. Begitulah tingginya nilai ridha orang tua dalam kehidupan kita, sehingga untuk mendapatkan keridhaan dari Allah, mempersyaratkan adanya keridhaan orang tua. Ingatlah kisah Juraij, walaupun beliau ahli ibadah, ia mendapat murka Allah karena ibunya tersinggung ketika ia tidak menghiraukan panggilan ibunya.

d. Ridha terhadap peraturan dan undang-undang negara
     Mentaati peraturan yang belaku merupakan bagian dari ajaran Islam dan merupakan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah swt. karena dengan demikian akan menjamin keteraturan dan ketertiban sosial. Mari kita hayati firman Allah dalam Q.S. an-Nisa (4) ayat 59 berikut :

Artinya : “ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.( Q.S. an-Nisa :59)

     Ulil Amri artinya orang-orang yang diberi kewenangan, seperti ulama dan umara (Ulama dan pemerintah). Ulama dengan fatwa dan nasehatnya sedangkan umara dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
     Termasuk dalam ridha terhadap peraturan dan undang-undang negara adalah ridha terhadap peraturan sekolah, karena dengan sikap demikian, berarti membantu diri sendiri, orang tua, guru dan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan. Dengan demikian mempersiapkan diri menjadi kader bangsa yang tangguh.

3.  Nilai Positif Sikap Rida

     Rida merupakan kesadaran diri, perasaan jiwa, dan dorongan hati yang menyebabkan seseorang berkenaan sepenuh hati untuk menerima apa yang didapat ataupun yang dihadapi dengan penuh semangat dan rasa kasih sayang.

4.  Membiasakan Sikap Rida

     Konsekuensi rida kepada Alloh harus mengikuti semua yang diajarkan oleh Rasululloh saw. (ittiba’ ar-Rasul). Apabila seorang rida kepada Alloh, tentu dia akan selalu berusaha melakukan segala sesuatu yang diterima dari-Nya dan meninggalkan segala sesuatu yang dibenci-Nya.

C. Amal Saleh

1.  Pengertian Amal Saleh

     Menurut kamus besar bahasa Indonesia, amal diartikan sebagai perbuatan (baik atau buruk). Secara istilah, amal saleh berarti perbuatan sungguh- sungguh dalam menjalankan ibadah ataupun menunaikan kewajiban agama yang dilakukan dalam bentuk berbuat kebaikan terhadap masyarakat atau sesama manusia.contoh mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo dan anak yatim piatu.
     Dalam al-Qur’an banyak dijumpai perkataan amal dengan berbagai bentuknya yaitu ‘amila, a’mala, ta’malun, ya’malun, ‘amilun, ‘amalus-salihat, dan ‘amalus-syyari’at.
2.  Karakteristik Amal Saleh

     Orang yang hidup pada zaman pra-islam mempunyai anggapan bahwa kekayaan, keturunan, kedudukan, dan bermacam-macam kelebihanduniawi lainnya menjadi factor yang akan menentukan keadaan seseorang.
     Agama islam membawa satu ajaran (dokrin) bahwa keturunan, pangkat, kedudukan yang tinggi, dan kekayaan yang bayak , semua itu tidak mendatangkan keuntungan, terutama untuk kehidupan di akhirat kelak. Satu-satunya yang memberikan faedah ialah amal saleh, yakni perbuatan baik.
Secara umum, pengelompokan amal itu terbagi dua, yaitu amal saleh (amal yang baik) dan ‘amalus sayyi’ah (amal yang buruk). Amal saleh ialah segala perbuatan kebbijakan yang mendatangkan manfaat untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan manusia seluruhnya, baik berupa perbuatan, ucapan, maupun sikap.bahkan melakukan suatu perbuatan yang dilarang Alloh, itu pun termasuk amal saleh.

3.  Nilai Positif Amal Saleh

     Dalam Al-Qur’an, banyak diuraikan hasil (buah) dari amal saleh, baik didunia maupun diakhirat, yaitu:

a. rezeki yang baik (al-Hajj/22:50);
b. derajat yang tinggi (Taha/20:75);
c. keberuntungan (al-Qasas/28:67);
d. keadilan (Yunus/10:4);
e. keluar dari kegelapan (at-Talaq/65:11);
f.   rahmat dan cinta (al-Jasiyah/45:30);
g. hilang perasaan takut (Taha/20:112);
h. pahala yang cukup (Alli ‘Imran/3:57);
i.   ampunanIlahi (Fatir/3:57);
J. kehidupan di surga (al-Mu’minun/23:40).


4.  Membiasakan Amal Saleh

     Setiap amal saleh, harus didasari niat yang suci dan ikhlas. Jangan sampai seorang yang beramal memiliki niat yang salah, ada udang dibalik madu. Misasal, mengharap kedudukan,pujian, atau keuntungan yang lain-lain.
     Berusaha atau beramal, pada umumnya tidak memandang ruang dan waktu serta tidak hanya pada saat yang lapang. Dalam situasi apa pun, kita tidak menyianyiakan untuk beramal atau berusaha. Walaupun hasil amal itu belum tampak sekarang, hal itu tidak boleh menjadikan kita malas beramal.

Review Bangkit dari teror tanggal 23 mei 2018

Bangkit dari teror Mata najwa tanggal 23 mei 2018 Sesi pertama: alasan ipda denny peluk terdakwa teroris aman abdurrahman.          ...